You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Normalisasi Cakung Drain Perlu Penanganan Terpadu
photo Nurito - Beritajakarta.id

Normalisasi Cakung Drain Perlu Penanganan Terpadu

Normalisasi Kali Cakung Drain, Cilincing, Jakarta Utara memerlukan penanganan terpadu. Banyaknya sedimen serta sampah telah membentuk daratan di kali yang langsung terhubung ke laut tersebut.

Sampah dan lumpurnya sudah bisa diinjak. Jadi kalau ingin membersihkan sampahnya harus dilakukan pengerukan lumpurnya dulu

Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim mengatakan, saat ini pihaknya hanya bisa memberaihkan tumpukan sampah yang ada di permukaan Kali Cakung Drain. Menurutnya, untuk membersihkan seluruh sampah yang ada di lokasi tersebut dibutuhkan alat berat.

"Sampah dan lumpurnya sudah bisa diinjak. Jadi kalau ingin membersihkan sampahnya harus dilakukan pengerukan lumpurnya dulu," ujar Ali, Rabu (16/9).

Kondisi Muara Kali Cakung Drain Memprihatinkan

Ali mengatakan, akibat lumpur dan sampah yang sudah menjadi sedimen, kapal nelayan di Cakung Drain tidak dapat bersandar. Padahal menurut Ali, jika sudah ditertibkan lokasi tersebut dapat dimanfaatkan para nelayan sebagai lokasi kuliner Makanan seafood.

"Lokasi dekat dengan tempat pelelangan ikan, jadi bisa dimanfaatkan sebagai lokasi kuliner makanan laut," tandas Ali.

Saat ini pihak Dinas Kebersihan terus berkoordinasi dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya untuk melakukan pembersihan terpadu kawasan tersebut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6815 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5672 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3119 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2120 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1888 personAnita Karyati